2026-09-15 Product news
Alfa Laval Perkuat Posisinya di Pasar Pusat Data Indonesia yang Terus Berkembang melalui Kolaborasi dengan PT Sumaraja Indah
Alfa Laval dan PT Sumaraja Indah telah menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) yang mencakup dukungan siklus hidup jangka panjang untuk instalasi penukar panas Alfa Laval pada Proyek Pusat Data H203 dan JK7 di Indonesia. Kolaborasi ini dirancang untuk meningkatkan kinerja pendinginan, keandalan operasional, dan efisiensi energi jangka panjang bagi infrastruktur digital yang sangat penting.
Perjanjian ini mencakup dukungan penilaian siklus hidup melalui program Thermal Visual Condition Audit (VCA) milik Alfa Laval yang mencakup total 40 unit gasketed plate heat exchanger Alfa Laval yang terpasang di kedua proyek tersebut. Berdasarkan perjanjian ini, Alfa Laval akan melakukan evaluasi kinerja secara berkala selama periode empat tahun setelah proses commissioning guna mendukung pengoperasian yang optimal serta menjaga kinerja aset dalam jangka panjang.
Indonesia merupakan salah satu ekonomi digital dengan pertumbuhan tercepat di Asia Tenggara, didorong oleh meningkatnya permintaan terhadap layanan cloud, kecerdasan buatan (AI), dan kapasitas pusat data. Pasar pusat data di Indonesia diperkirakan akan tumbuh secara signifikan dalam beberapa tahun mendatang, sementara kapasitas beban TI diproyeksikan meningkat dari sekitar 1,44 GW pada tahun 2025 menjadi 3,56 GW pada tahun 2030.
Bagi Alfa Laval, kolaborasi ini semakin memperkuat kehadirannya di salah satu pasar infrastruktur digital paling dinamis di kawasan. “Pusat data semakin memainkan peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan perkembangan digital. Seiring dengan meningkatnya kebutuhan akan daya komputasi, solusi pendinginan yang hemat energi dan operasi yang andal menjadi faktor yang sangat penting. Melalui kolaborasi ini, kami menggabungkan keahlian Alfa Laval dalam teknologi perpindahan panas dan layanan siklus hidup dengan kemampuan eksekusi proyek yang kuat dari PT Sumaraja Indah untuk mendukung generasi berikutnya dari infrastruktur digital di Indonesia,” ujar Viktor Friberg, Managing Director, Southeast Asia, Alfa Laval.
PT Sumaraja Indah, yang didirikan pada tahun 1984, merupakan kontraktor terkemuka di Indonesia dengan pengalaman dalam pelaksanaan proyek infrastruktur industri, komersial, dan fasilitas mission-critical, termasuk pusat data Tier III dan Tier IV di berbagai wilayah Indonesia. “Infrastruktur pendinginan yang andal memegang peranan penting dalam operasional pusat data. Melalui kolaborasi dengan Alfa Laval ini, kami berupaya mendukung kinerja jangka panjang, keandalan operasional, dan efisiensi energi bagi fasilitas pelanggan kami,” kata Hamidi Markom, President Director, PT Sumaraja Indah.
Kolaborasi ini mencerminkan komitmen bersama untuk mendukung pengembangan infrastruktur digital Indonesia melalui solusi yang meningkatkan efisiensi energi, mengoptimalkan kinerja sepanjang siklus hidup aset, serta membantu memastikan operasional yang andal selama masa pakai sistem pendinginan kritis.
MoU ini diumumkan bertepatan dengan penyelenggaraan program Sweden-Indonesia Sustainability Partnership (SISP) di Jakarta pada 8 September 2026, di mana Alfa Laval turut berkontribusi dalam diskusi mengenai transformasi industri, efisiensi energi, dan pertumbuhan berkelanjutan.

Perwakilan Alfa Laval, dari kiri: Handi Satria – Sales Manager, Equipment, Energy Division, dan Rudi Yanto – Finance Manager, Indonesia.
Tags
All